Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri spiritualkan. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri spiritualkan. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Februari 2014

Spiritualkan Sistem MMM

Spiritualkan Kerja MMM
Dikutip dari Bapak Siwo Solotigo www.mmmsiwo.blogspot.com

Pengantar dulu dikit ya...?!
Untuk mempermudah menata perspektif berfikir kita, saya akan ilustrasikan beberapa contoh praktisnya.
Begini.....
Pada saat anak-anak kita ditanya:
"Makan agar apa ?" "Agar kenyang" jawabnya.
Mandi untuk apa ? Untuk bersih.
Belajar agar apa ? Agar pandai.
Kuliah untuk apa ? Untuk kerja.
Bisnis untuk apa? Untuk nyari uang.

Sedekah agar apa? Agar profesi lancar.
Dan seterusnya.....

Begitulah yang terjadi dari generasi ke generasi, hingga kini.
Apakah itu salah? Benar kok. Benar sepanjang perspektif hukum sebab akibat.
Tapi salah, jika tinjauannya pada perspektif TUJUAN aktifitas manusia.
Kok salah? Iyya. Karena tujuan manusia adalah menyempurnakan diri, dengan mendekati
sumbernya.

Sumber Kesempurnaan adalah Tuhan.
Sayangnya, kita lebih dilingkupi oleh pendidikan ke arah ORIENTASI HASIL (orientasi
kepada akibat),
maka yang tersosialisasi, tujuannya bukan Tuhan, tapi malah akibat yang dituju. Lawong
akibat itu pasti ngikut kok malah dituju. Gimana coba....?!!!

Dalam bahasa religi, dialog diatas mestinya begini:
Makan agar apa? Agar dekat Tuhan, Bismillah... (kenyang pasti ikut).
Mandi untuk apa? Untuk mendekat Tuhan, Bismillah... (bersih pasti ikut).
Belajar agar apa? Agar dekat Tuhan, Bismillah... (pandai pasti ikut).
Kuliah untuk apa? Untuk taqorrub illalloh, Bismillah... (kerjaan pasti ikut).
Bisnis untuk apa? Untuk melaksanakan perintah Tuhan, Bismillah... (uang pasti ikut).
Sedekah agar apa? Mentaati Tuhan, Bismillah... (profesi lancar pasti ikut).
Dan seterusnya.....

Begitulah semestinya sebagai manusia yang beragama.
Jadi dimana titik beda antara manusia beragama dengan manusia sekuler...?
Jadi dimana titik beda antara aktifitas duniawi dengan aktifitas ukhrowi...?
Jadi dimana titik beda antara aktifitas material dengan aktifitas spiritual...?

Titik bedanya ada pada TUJUAN & NIAT !!!
Tujuan & Niatlah yang bisa merubah segala yang material menjadi spiritual.

Apakah Anda punya hobbi berbenah diri? Introspeksi? Reformasi? Hijrah?
Hehe... Kok masalahnya jadi serius yah... kalem, kalem.... nyantai lagi....
Pengantarnya cukup, kita kembali ke topik.

BAGAIMANA MENSPIRITUALKAN KERJA MMM?
Langkah-langkah yang kulakukan, agar seluruh aktifitasku di MMM menjadikan bernilai
spiritual:

 1. Mencari ilmu yang bermanfaat adalah Perintah Tuhan.
Saya pelajari dengan seksama Sistem MMM ini. Saya pertanyakan kenapa bisa begini begini & kenapa bisa begitu, berdasarkan argumentasi, bukan sekedar ikut berita ataupun promosi. Mendata dengan cermat, menganalisa dengan teliti, dan menyimpulkan dengan hati-hati... hingga kemudian sampai kepada sebuah keyakinanku bahwa MMM ini benar, bisa memanfaati saya, dan manfaat bagi masyarakat luas, bahkan, dalam prediksi saya, MMM akan bisa menghambat laju inflasi, mengatasi hutang masyarakat, dan menenggelamkan sistem bunga bank.(Sebagiannya telah saya sharingkan melalui blog ini).

 2. Mengambil sebab yang benar adalah perintah Tuhan.
Kemudian saya cari bentuk hubungan sebab-akibat dalam sistem itu, yang bersifat universal. Yaitu bahwa, barang siapa membantu orang lain dengan ikhlas maka ia akan dibantu oleh Tuhan dari arah manapun. Dalam perspektif Sistem MMM, sesiapa yang tulus membantu nanti pasti akan terbantu lebih dari ia membantu.

 3. Merencanakan dengan benar adalah perintah Tuhan.
Merencanakan sistem MMM dalam bentuk konkrit dalam keluarga saya. Bahwa dengan Membantu 10juta, setelah sebulan akan mendapatkan bantuan 13juta. Bentuk konkrit dari sistem ini, kemudian saya proyeksikan terhadap tugas ke-suami-an & ke-bapak-an saya...., dengan rincian sbb (tanpa mengganggu kegiatan yang telah ada):
- Berbekal 10juta, saya jadi partisipan, 1 bulan menjadi 13juta = 3juta per bulan.
- Bulan ke-4, istri jadi partisipan, menggulirkan bantuan 10juta per bulan.
- Bulan ke-6, anak ke-1 jadi partisipan, menggulirkan bantuan 10juta per bulan.
- Bulan ke-7, anak ke-2 jadi partisipan, menggulirkan bantuan 10juta per bulan.
- Bulan ke-8, anak ke-3 jadi partisipan, menggulirkan bantuan 10juta per bulan.
- Bulan ke-9, anak ke-4 jadi partisipan, menggulirkan bantuan 10juta per bulan.
- Bulan ke-10 dst, saya istri anak 1-2-3-4,masing-masing punya pendapatan 3juta per 
  bulan.



(Cukup !!!). Planning dan Action selesai !!!

4. Orientasi Tugas adalah wajib. Orientasi Hasil dilarang Tuhan.
Ini point terakhir, dan disinilah KUNCInya.
Setelah meyakini, memilih, dan merencanakan dengan benar....,
Saya wajib awasi benar-benar hati saya, banyak yg tergelincir disini:

JANGAN TERJEBAK KE ORIENTASI HASIL !!!.
 Lalu apa...?

KONSENTRASI KE TUGAS. JANGAN KE HASIL.
Tugas berpartisipasi terhadap MMM.
Tugas membantu manusia dengan ikhlas.
Jangan lagi pikirkan hasil, toh itu akibat, pasti ikut.
Tugasku membantu MMM, apapun yang akan terjadi.
Tugasku membantu melalui MMM, apapun yang akan terjadi.

Kegiatan MMM harus masuk dalam kandang validatorku.
1. Fokus Tujuan. Hanya dalam rangka mendekat kepada Tuhan.
2. Waspada Niat. Hanya karena mentaati perintah Tuhan
3. Konsentrasi Tugas. Ikhlas melaksanakan kewajiban.

Selesai !!!

Hati-hati poin ke-4. Harus saaangat hati-hati.
Jebakan iblisnya ada di orientasi hak.
Lawan dengan orientasi kewajiban !!!
Jebakan iblisnya ada di orientasi hasil.
Lawan dengan orientasi tugas !!!
Jebakan iblisnya ada di orientasi profit.
Lawan dengan orientasi proses !!!
Iblisnya ada di bismi hak, bismi hasil, bismi profit.

Lawanlah dengan Bismillah, Bismillah & Bismillah !!!






 
TEMAN YANG BAIK ADALAH ORANG YANG BERKATA BENAR KEPADA KITA

DAN BUKAN ORANG YANG SELALU MEMBENARKAN PERKATAAN KITA







Sekilas MMM

MMM bukan bank, bisnis online, MLM maupun arisan berantai dan MMM tidak mengumpulkan uang Anda.

MMM ADALAH SEBUAH KOMUNITAS YANG PARTISIPANNYA SALING MEMBANTU MENSEJAHTERAKAN SECARA FINANCIAL & TIDAK ADA JAMINAN APAPUN.
 

SATU-SATUNYA JAMINAN HANYALAH KEPERCAYAAN PARTISIPAN.

ANDA BISA KEHILANGAN SELURUH UANG YANG ANDA DEPOSITKAN DI MMM TANPA ALASAN YANG JELAS...!!!

UANG YANG ANDA DEPOSITKAN KE MMM BUKANLAH UANG YANG ANDA KIRIM KE PENGELOLA, ANDA TIDAK AKAN PERNAH DIMINTA UNTUK MENGIRIM UANG KE PENGELOLA...!!!

UANG YANG ANDA DEPOSITKAN AKAN LANSUNG ANDA TRANSFER KE PARTISIPAN LAIN SAAT ADA YANG MEMBUTUHKAN BANTUAN...!!!

JANGAN MEMAKSAKAN DIRI UNTUK MEMBERIKAN BANTUAN, HANYA KARENA INGIN MENDAPATKAN PROFIT.

MEMBANTULAH SEBESAR ANDA MAMPU
MEMBANTULAH SEBESAR ANDA IKHLAS
MEMBANTULAH SEBESAR ANDA SIAP UNTUK KEHILANGAN 


MMM hanya memberikan Anda program teknis yang membantu jutaan orang di seluruh dunia untuk mencari orang yang butuh dana bantuan dan jutaan orang yang siap memberi dana bantuan dengan sukarela. Jika Anda yakin dengan keputusan Anda dan memutuskan untuk berpartisipasi kami meminta Anda untuk mempelajari semua peringatan dan instruksi terlebih dahulu. Jika Anda mempunyai pertanyaan, online consultant kami siap membantu dan menjawab semua pertanyaan Anda. 
Ide untuk menciptakan MMM pertama kali di Rusia, yang digunakan sebagai sebuah alat program bantuan dana abadi, yang juga dapat memberikan keuntungan dan membantu orang-orang yag tidak memiliki jaminan perlindungan apapun di lingkungan kita.

Mengenai tentang MMM anda bisa klik beberapa artikel di bawah ini :

  1. Ideologi MMM
  2. Spiritualkan Kerja MMM
  3. Dari mana profit 30 % berasal ?
  4. Perbedaan MMM dengan yang lainnya.
  5. Tanya Jawab MMM
  6. Sistem Keuangan Global
  7. Reputasi Web MMM
  8. MMM dan Manajemen Resiko














 

Blogger news

Blogroll

About